Radiologi dan Radioterapi
Menjaga Mutu Citra Radiologi Reject/Repeat Analysis Dan Artificial Intelligence
Perkembangan teknologi radiologi dari sistem konvensional menuju Computed Radiography (CR), Digital Radiography (DR), dan integrasi Picture Archiving and Communication System (PACS) telah membawa perubahan dalam proses akuisisi, pengolahan, penyimpanan, dan evaluasi citra medis. Meskipun teknologi digital meningkatkan efisiensi pelayanan, kesalahan pemeriksaan, pengulangan eksposi, dan citra yang tidak memenuhi kriteria diagnostik masih dapat terjadi. Dalam kondisi tersebut, Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC) menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan radiologi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah reject/repeat analysis, yaitu analisis terhadap citra yang ditolak atau pemeriksaan yang harus diulang untuk mengetahui pola dan penyebab terjadinya kesalahan, seperti positioning, pemilihan parameter eksposi, pergerakan pasien, kesalahan kolimasi, artefak, maupun faktor teknis lainnya. Hasil analisis dapat digunakan sebagai dasar tindakan korektif dan preventif untuk meningkatkan mutu pelayanan, mengurangi pengulangan pemeriksaan, serta mendukung penerapan proteksi radiasi dan prinsip As Low As Reasonably Achievable (ALARA).
Seiring berkembangnya teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya machine learning dan deep learning, pemanfaatannya dalam penjaminan mutu radiologi semakin memiliki peluang yang besar. AI dapat membantu menilai kualitas citra secara lebih cepat, objektif, dan konsisten, termasuk dalam mendeteksi kesalahan posisi, kolimasi, artefak, kualitas eksposi, maupun kelengkapan struktur anatomi. Namun, AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran radiografer, melainkan sebagai decision support system yang mendukung pengambilan keputusan profesional. Buku ini disusun untuk menghubungkan konsep dasar penjaminan mutu radiologi dengan perkembangan teknologi digital dan AI, sehingga pembaca dapat memahami reject/repeat analysis sekaligus memanfaatkan data hasil analisis sebagai dasar evaluasi, identifikasi masalah, dan peningkatan kualitas pelayanan. Buku ini diharapkan menjadi bahan pembelajaran dan referensi bagi mahasiswa radiologi dan radiografi, radiografer, dosen, peneliti, praktisi radiologi, serta pihak lain yang memiliki perhatian terhadap peningkatan mutu dan keselamatan dalam pelayanan pencitraan medis.
No copy data
No other version available